Sarasehan Pengkaderan Bersama Kabag Advokasi PB PMII


sarasehan ooPurwokerto  – Pengurus  Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Purwokerto mengadakan Sarasehan Pengkaderan bersama Ketua Bagian Advokasi Pengurus Besar (PB) PMII, Sahabat Bambang Tri Anggoro, rabu (28/1). Sarasehan ini dilaksanakan di Sekretariat PC PMII pukul 16.30 WIB besama seluruh pengurus Cabang PMII Purwokerto.

“Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mengukuhkan pengkaderan dan loyalitas pengurus, khususnya dalam membangun semangat menjalankan kepengurusan satu tahun ke depan.” kata Sahabat Anwar Aziz, Ketua Umum PC PMII Purwokerto. Dalam sarasehan tersebut Sahabat Bambang  menekankan adanya kejelian kader PMII dalam mencermati dan menghadapi tantangan internal dan eksternal PMII. Ia menyebut istilah tersebut dengan nama ‘kawan-lawan’.

“Dewasa ini makin dirasakan bahwa kehidupan di mana pun   semakin kompetitif, penuh persaingan,   terkadang sifatnya tidak menyenangkan. Di semua lapangan kehidupan, di bidang sosial, politik, ekonomi, bahkan di bidang seni-budaya sekalipun, kita tak dapat menghindari, dan mau-tak-mau harus  menghadapi lawan, yang mereka ini bersedia melakukan tindakan apa pun demi meraih keunggulan” kata Sahabat Bambang.

“Kehidupan ini tak ubahnya seperti medan pertempuran.  Di dalam pertempuran tersebut , terkadang, ada orang-orang  yang  diduga berada di pihak kita, tetapi, yang sebenarnya mereka itu adalah  orang-orang, yang hanya, mengutamakan kepentingan diri sendiri. “ paparnya.

“Sebagai organisasi perjuangan, NU tak dapat mengelak dari masalah kawan-lawan. Kemampuan dalam bekerjasama dengan kawan dan atau menentukan strategi menghadapi  lawan akan menentukan daya survival dan keberlanjutan jam’iyah ini.   Dalam kaitan itu keberanian membedakan kawan- lawan menentukan kebijakan organisasi dam langkah taktis yang harus diambil.” Lanjutnya.

Selain analisis kawan lawan, Sahabat Bambang menekankan pentingnya refleksi kaderisasi dalam menghadapi tantangan zaman. Langkahnya dilakukan dengan memaparkan masalah-masalah yang kekurangan proses kaderisasi beserta solusi yang ditawarkan dalam mengatasi dan meningkatkan mutu pengkaderan, seperti  yang Sahabat Bambang sampaikan kepada peserta sarasehan, “Jalan keluar masalah kaderisasi di antaranya dilakuakn dengan : membuat materi secara naratif dalam setiap tingkat pengkaderan, menetapkan SK  pleno PB pmii ttg screening kaderisasi formal, merumuskan output kaderisasi disetiap level dengan capaian yang terukur, dan Menetapkan SK Pleno PB PMII ttg pedoman teknis pelaksanaan kaderisasi formal. “ (iim)

About PERCA ONLINE

an organization studies to make a change with movement together in purwokerto

Posted on Februari 2, 2015, in BERITA, GALERY and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: