Perempuan dalam Problematika


Oleh: Rifatuts Tsaniyah*

Rifa kyeh

Sesuai dengan kemajuan dan tuntutan zaman, perempuan tidak lagi disibukkan dengan menuntut haknya sebagai makhluk Tuhan yang menuntut kesetaraan dengan laki-laki. Akan tetapi, pada saat ini peran perempuan sudahlah mengalami kemajuan yang progressif. Ini dibuktikan dengan peran perempuan di badan legislatif yaitu mencapai angka 17%. walaupun memang dalam ketersediaan ruang bagi perempuan untuk mengeksplorasi dirinya sangatlah luas yaitu 30%, namun permpuan belum mampu mengoptimalkan peluang tersebut. tentunya banyak faktor-faktor yang melatarbelakangi hal-hal tersebut yaitu diantaranya:

-Percaya diri
tidak optimalnya pemanfaatan ruang bagi perempuan adalah karena perempuan tidak mempunyai rasa percaya diri untuk mampu bersaing dengan laki-laki. perempuan selalu merasa kemampuannya dibawah lelaki. padahal, sangat disyangkan karena berbicara kredibilitas tentunya masing-masing individu itu berbeda-beda, tidak pandang perempuan ataupun laki-laki.
– Pembatasan diri
tidak leluasanya gerak perempuan bukan karena perempuan selalu dibatasi dengan aturan-aturan yang ada. akan tetapi justru perempuanlah yang selalu terbatas geraknya karena batasan-batasan yang dibuat oleh mereka sendiri.
– Tidak ada pengakuan dari kaum perempuan
seringkali terjadi kaum perempuan sendiri tidak memberi pengakuan tau bahkan tidak mau mengakui kapabilitas sesama kaumnya yang memang dipandang mempunyai kelebihan dalam hal tertentu.
–  Perempuan lebih suka bergaya konsumtif daripada produktif
banyak kaum perempuan yang mempunya kredibilitas dan kapabilitas yang tinggi, akan tetpai perempuan seringkali lebih menginginkan dirinya menikmati hasil dari orang lain (laki-laki) dibandingkan dirinya menjadi subjek ataupun pelaku kesuksesan.
Dari beberapa faktor diataslah tentunya kita mengetahui kelemahan-kelemahan perempuan yang tentunya semakin hari harus semakin terkikis. Kita harus sadar bahwa adanya affirmativ perempuan karena perempuan tidak mampu mengoptimalkan kemampuanya bukan karena semata-mata ingin mempertebal garis antara kaum laki-laki dan kaum perempuan.
*PK PMII Walisongo Purwokerto 2012

About PERCA ONLINE

an organization studies to make a change with movement together in purwokerto

Posted on Oktober 13, 2012, in KOPRI and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: