PMII; Cicak vs Buaya


drama sinetron

tayangan paling populer

PC PMII Purwokerto, Berita yang sedang santer dewasa ini adalah tentang cicak vs buaya. Drama sinetron ini nampaknya seringkali mewarnai media pertelevisian Indonesia. Cicak yang diperankan KPK nampaknya menjadi aktor hero sebagai kepanjangan tangan presiden dalam misinya “menutup” kasus /permasalahan negara yang mungkin jauh lebih besar. Sedangkan Buaya disini diperankan oleh POLRI si tangan kiri presiden dalam mengamankan kekuasaannya. POLRI seolah menjadi pemain antagonis dalam drama sinentron ini.

Jika dulu pernah ada Cicak vs Buaya jiilid I mungkin masa sekarang-lah Cicak vs Buaya jilid II. Terkait pengusutan KPK tentang kasus simulator SIM di Korlantas Polri, Wakil Ketua komisi III DPR RI menilai hal itu tidak akan melebar apalagi menjadi babak baru Cicak vs Buaya jilid II.

Seolah ada permainan penguasaan media disini, dimana media cetak, elekronik baik televisi maupun radio dipusatkan untuk menyoroti drama sinetron tersebut. Toh ujungnya kasus itu ngambang…

Century, Markus Pajak, Hambalang, BBM, Freeport, dan lainnya sebagai koleksi dunia per-sinetron-an politik yang ditayangkan serempak oleh media. Padahal media hanya mengabarkan tapi kenapa harus dipolitisi? MEGALOMANIAK

Sebagian masyarakat diajarkan untuk korupsi yang “aman” dan sebagian lainnya diajarkan aksi heroik melawannya. Ya benar dunia ini memang panggung sandiwara [Nike Ardila]. Dan “kita” hanya boleh menonton saja. Emang negara ini milik siapa??? [tal]

About PERCA ONLINE

an organization studies to make a change with movement together in purwokerto

Posted on Oktober 12, 2012, in BERITA and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: