ESTIMASI WAKTU KADER PMII yang IDEAL


Proses kaderisasi di organisasi ekstra kampus biasanya cenderung molor, atau bila disadari seringkali pincang. Memang kaderisasi butuh waktu yang lama agar lebih matang namun bagaimana dengan mereka yang cenderung “ikut-ikutan”. Ya, mungkin memang sedang ada musim degredasi kader.. alias banyak kader karbitan dan cenderung prematur. Sehingga loyalitasnya sering kali dipertanyakan. Namun tidak berarti semua kader yang hanya “sebentar” intens itu tidak militan, toh banyak contohnya.

Jika idealnya proses KBM di akademis kampus itu adalah 8 semester, dan proses kaderisasi sampai wilayah kabupaten adalah setingkat 3 kepengurusan maka mari kita lihat estimasi waktu idealnya:

  • semester 1-2 masuk organisasi PMII atau MAPABA, pemahaman wacana, aktif kegiatan, korps, BEMP
  • semester 3-4 proses pendalaman wacana dan analisis, PKD, masuk wilayah rayon, dan intra BEMJ
  • semester 5-6 pendalaman analisis, membuka jaringan, PKL, masuk wilayah komisariat, dan intra DEMA
  • semester 7-8 perluas jaringan in-out kabupaten, masuk wilayah cabang, dan intra SEMA
  • wisuda S1

Jika proses KBM berlanjut ke jenjang strata 2 dan idealnya 4 semester, sedangkan kaderisasi sampai wilayah nasional ada 2 tingkat kepengurusan maka estimasi waktu ideal selanjutnya:

  • semester 1-2 perluas jaringan in-out provinsi, masuk wilayah korcab, membuka pusat pelatihan
  • semester 3-4 perluas jaringan nasional, masuk wilayah pusat, dan mendistribusikan kader
  • wisuda S2

Jika proses KBM berlanjut ke jenjang strata 3 dan idealnya 4 semester dan proses kaderisasi masih berlanjut maka estimasi waktu idealnya menjadi:

  • semester 1-2 menjadi ahli, profesional, pengkayaan kader
  • semester 3-4 pengkayaan kader, penguatan IKA PMII
  • wisuda S3

Untuk proses di setiap tingkatan kader/ wilayah disesuaikan dengan kondisi yang mendukung. Hubungan antara anggota, kader, dan alumni adalah pola hubungan saling menghargai, menghormati, serta saling mendukung. Konsep budaya yang ditawarkan penulis adalah budaya saling support dan saling mem-besar-kan. Dengan dasar alasan, jika A membesarkan B maka B akan membesarkan A dalam hal positif. Atau secara teori A akan menjadi orang besar dengan menjadikan B orang besar. Karena pengkaderan yang berhasil adalah jika kader yang dibina mampu menjadi kader yang lebih baik dari pada orang yang  mengkader. Namun dalam hal ini, DILARANG untuk su’ul adab terhadap orang yang lebih tua atau yang mengkadernya. Sebaliknya, DILARANG pula untuk memanfaatkan kader untuk kepentingan pribadi yang cenderung menghancurkan organisasi. Sungguh indah proses pengkaderan seperti ini,…

Memang tidak ada satu organisasipun yang bersih dan terbebas dari masalah-masalah baik itu internal maupun eksternal organisasi. Hal itu disebabkan karena terlalu tingginya “ego” seseorang dalam proses keberlanjutan organisasi tersebut. Begitu pula PMII, masalah bahkan konflik akan selalu ada dalam organisasi ini, hal tersebut terjadi karena kurangnya kesadaran anggota, kader, dan alumninya. Generalisasi pemikiran, ide, kreatifitas, wilayah kerja, dan lainnya telah “terkerdilkan” oleh kepentingan sesaat yang kemudian berkembang menjadi kepentingan sesat. Sehingga PMII terkesan sebagai organisasi yang “mengerikan” jika hanya dipandang sebelah mata bagi anggotanya atau bahkan dilihat dari perspektif lain di luar sana.

Dengan secoret tulisan ini, penulis mengajak untuk setiap anggota, kader, alumni, atau pembaca yang budiman untuk saling mengingatkan. Karena proses di PMII akan selalu ada kaitannya dengan keberlangsungan lingkungan sekitar hingga nasional bahkan dunia. PMII tidak disalah-artikan atau disalah-gunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

untukmu satu tanah airku

untukmu satu keyakinanku

untukmu satu pergerakanku

PMII ku

Untukmu satu pergerakanku

[az]

About PERCA ONLINE

an organization studies to make a change with movement together in purwokerto

Posted on Oktober 10, 2012, in BERITA and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: