AKSI; PERNYATAAN SIKAP PC PMII PURWOKERTO


Pernyataan Sikap PMII Purwokerto; Perda vs Perbup

Rute Longmarch: STAIN Purwokerto – P3an MUHI – P4 Ahmad Yani – Pendopo Si Panji

PMII Purwokerto menyatakan sikap atas kebijakan pemerintah melalui Perbup yang ternyata berseberangan dengan Perda tentang izin pendirian bangunan di komplek Pendopo Si Panji atau alun-alun Purwokerto pada hari Kamis 30 Agustus 2012. Pernyataan sikap ini disampaikan melalui aksi damai dengan longmarch dari depan STAIN Purwokerto-Perempatan A. Yani-Pendopo si Panji. Aksi ini dimulai dari pukul 09.00 s/d 12.00 WIB.

Vandi Romadhon selaku Ketua Umum PC PMII purwokerto turun langsung sebagai Korlap Aksi tersebut dengan membawa massa sekitar 50-an sahabat/i PMII. Orasi dimulai dari STAIN Purwokerto yang bersamaan sedang melaksanakan OPAK (ospek), kemudian dilanjutkan pembacaan puisi dan teatrikal di perempatan A. Yani. Terahir di alun-alun Purwokerto atau depan pendopo si Panji (simbol pusat pemerintahan kabupaten).

Pernyataan sikap PMII Purwokerto:

1. Mengecam kebijakan pemerintah Banyumas yang tidak pro rakyat

2. Mendesak DPRD untuk tegas mengontol kebijakan eksekutif

3. Menolak pembangunan rita super mall di depan alun-alun

 

Pembangunan daerah memang perlu dan bahkan wajib diperhatikan. Namun pembangunan yang adil dan sesuai aturan yang telah disepakati bukan pembangunan sepihak asal menguntungkan yang berdampak pada bertambahnya “korban”. Saat ini kita sedang dihadapkan pada persoalan “masa depan” masyarakat Banyumas yang didzalimi oleh pemerintahnya. Pemerintah yang idealnya melaksanakan amanah UUD 45′ dalam hal mensejahterakan masyarakat nampaknya telah dingkari dengan. Dengan dalih membuka lapangan kerja untuk rakyat, pemerintah mengizinkan pembangunan rita supermall tepat didepan alun-alun Purwokerto. Padahal jelas-jelas bertentangan dengan Perda pasal 30-31 tentang aturan pendirian bangunan di komplek alun-alun melebihi 3 lantai atau 12 meter di atas permukaan tanah. Apakah hal ini bukan berarti “nyolok mata melek”?

 

Tentunya dalam “menggarap” aturan daerah itu telah diperhitungkan secara matang melingkupi segala aspek. Tetapi anehnya dikeluarkan Perbup yang menyatakan bahwa lokasi pembangunan rita supermall tidak termasuk dalam komplek alun-alun. Jelas-jelas antara lokasi dengan alun-alun hanya dibatasi oleh jalan raya dan berseberangan, kok nggak termasuk komplek alun-alun ya??. Alasan yang konyol,…

 

Jika pemerintah memang benar-benar ingin mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan, kenapa harus “memaksakan” pendirian rita supermall di komplek alun-alun? Apakah sudah tidak ada tempat lain yang lebih layak dengan pertimbangan lebih matang?

 

Kita masih ingat betul bahwa beberapa waktu lalu para PKL (Pedagang Kaki Lima) diusir atau direlokasi dari alun-alun Purwokerto dengan alasan mengganggu ketertiban, keindahan, dan alasan lainnya. Setelah mereka disingkirkan kemudian dibangun supermall di komplek alun-alun. Secara sederhana akan muncul pemikiran bahwa “pemerintah tidak pro dengan rakyat kecil, tetapi lebih mementingkan pemodal yang berkantong tebal apalagi dengan memaksakan penempatan yang jelas melanggar aturan daerah”

 

Kita tidak menghambat adanya pembangunan daerah pak, tetapi mengingatkan pemerintah agar tidak seenaknya. Ada aturannya… jika RSM memang perlu didirikan dalam rangka menunjang pembangunan daerah, kenapa harus disitu (komplek alun-melanggar perda) kenapa tidak ditempat lainnya yang tidak menyalahi aturan? Pak Dewan yang kami hormati ini aspirasi kami tolong dengar lalu sampaikan.

bersambung, … [az]

Sahabat-sahabati sebelum aksi

Ngumpul dulu di depan STAIN Purwokerto

Di depan pendopo Si Panji

Dengarkan dan laksanakan tuntutan kami

Perempatan Ahmad Yani

Orasi dan Aksi Teatrikal Sahabat-sahabati

 

 

 

About PERCA ONLINE

an organization studies to make a change with movement together in purwokerto

Posted on September 4, 2012, in BERITA and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: