PC PMII Purwokerto Tolak Kenaikan BBM


PC PMII Purwokerto, 19/03/12 Ketua Umum PC PMII Purwokerto periode 2012-2013 menyatakan menolak kenaikan BBM pada diskusi dan sharing bareng bersama sahabat-sahabati komisariat Walisongo Purwokerto pada senin malam 19 maret 2012. “Kenaikan BBM bukan satu-satunya jalan menmperbaiki ekonomi bangsa, melainkan masih banyak cara lain yang seharusnya disikapi dengan bijak oleh para elite Negara ini” tambahnya.

Dalam rangka menyambut hari kenaikan BBM pada 25 Maret nanti memang perlu adanya aksi secara serentak dari berbagai elemen masyarakat, ormas, dan aktifis lainnya. Aksi tersebut bila perlu secara nasional sehingga “benar-benar” didengar oleh pemerintah pusat. Pasalnya jika aksi atau seruan demo itu dilakukan secara terpisah di masing-masing daerah atau masing-masing elemen, maka hanya akan terlihat seperti parade orasi disetiap harinya. Hanya sebagai angin lalu yang berhembus sesaat menambah warna kehidupan bagi para elite tersebut.

Sebenarnya keresahan ini hampir dirasakan diberbagai elemen masyarakat, namun kebanyakan dari mereka hanya mampu mengekplorasikan keresahan itu melalui “rasan” tanpa adanya tindak lanjut yang lebih serius. Ironisnya lagi ketika melihat para aktifis “menyuarakan” rakyat hanya dianggap sebagai tontonan belaka. Seolah menjadi tontonan diwaktu senggang dan pelengkap berita di media massa. Padahal kita semua tahu akan efek atas kenaikan BBM.

Masyarakat bawah hingga atas sebenarnya mereka sadar dan menyadari efek “negatif” dari kenaikan tersebut, namun anehnya sebagian “mereka” malah berlomba untuk berfikir “bagaimana caranya agar saya tidak dirugikan” dari kenaikan BBM tersebut.

Bukan hanya kenaikan BBM yang menjadi topik pada diskusi sahabat-sahabati PMII namun beberapa informasi dari PB PMII yang menyerukan untuk aksi masal pada 20 Maret bersama kelompok Cipayung (GMNI, HMI, PMKRI, GMKI, PMII) dengan tuntutan:

1. Tolak kenaikan BBM

2. Wujudkan kemandirian energi

3. Tolak liberalisasi ekonomi dan nasionalisasi aset negara yang dikuasai asing

4. Optimalisasi pajak tambahan atas keuntungan (windfall profit tax) perusahaan minyak akibat lonjakan harga minyak mentah dunia

5. Hentikan politikalisasi BBM dan wujudkan transparasi pengelolaan pajak perminyakan

6. Tambahan kapasitas kilang minyak pertamina untuk memenuhi kebutuhan minyak Indonesia serta tolak pembatasan BBM

7. Tangkap mafia perminyakan dan pangkas alur perminyakan dan perdagangan minyak dalam rangka ekspor impor

8. Hentikan pembodohan dan pemiskinan terhadap masyarakat melalui bantuan langsung sementara

9. Hentikan hutang luar negeri

Dari hasil diskusi tersebut, PC PMII Purwokerto meneruskan intruksi pada komisariat dan rayon dibawahnya untuk melakukan aksi penolakan kenaikan BBM. (az)

About PERCA ONLINE

an organization studies to make a change with movement together in purwokerto

Posted on Maret 19, 2012, in BERITA and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: